Madu sudah dikenal sebagai makanan (apa minuman ya?) penuh khasiat. Orang-orang zaman dahulu telah memanfaatkan madu sebagai obat demam ataupun untuk mengoptimalkan percernaan makanan. Bahkan Nabi Muhammad menganjurkan madu untuk mengobati berbagai macam penyakit, diantaranya sebagai obat penurun panas, obat batuk, obat sariawan dan masih banyak lagi. Hal ini tidak mengada-ada karena didalam madu memang terkandung berbagai zat gizi dan zat nongizi yang unik dan potensial untuk memelihara kesehatan.
Saat ini madu sudah dikemas dengan baik dan higienis serta mudah ditemui di pasaran.
MADU untuk luka bakar dan menambah gairah sek
Madu memiliki kekuatan menyembuhkan yang hebat. Substansi yang dikandungnya telah lama dimanfaatkan untuk mengatasi luka bakar, menambah stamina menaikan gairah seksual bahkan dapat mencegah kanker. Madu juga merupakan perawat keindahan kulit yang bermutu. Madu memiliki sifat antiseptic ringan dan antimicrobial sehingga dapat menghambat pertumbuhan bakteri sehingga dapat mempercepat penyembuhan pada luka.
Madu meredam demam
Pemberian madu secara rutin pada anak dapat memperbaiki performansi kesehatan anak. Penelitian yang dilakukan oleh peneliti di Puslitbang Gizi Bogor ini mengungkapkan bahwa tingkat morbiditas terhadap panas dan pilek pada kelompok balita yang diberi madu menurun, nafsu makan meningkat, porsi dan frekuensi makan juga bertambah, sehingga konsumsi energi dan protein mereka juga meningkat.
Manfaat kesehatan pemberian madu yang tampak dalam penelitian tersebut antara lain disebabkan oleh dua hal, Pertama madu merupakan makanan yang mengandung aneka zat gizi. Kedua, madu ternyata jga mengandung senyawa yang bersifat antibiotic. Kandungan xat gizi utama madu adalah aneka senyawa karbohidrat seperti gula fruktosa, glukosa, sukrosa dan dekstrin. Jadi anak balita yang diberi madu, secara tidak langsung juga akan mendapatkan karbohidrat yang adalah salah satu sumber energi bagi anak. Kadar ptotein dalam madu relative kecil, namun kandungan asam aminonya cukup beragam, baik asam amino esensial maupun nonesensial. Asam amino tersebut turut pula memasok sebagian keperluan protein tubuh balita.
Madu Kaya Vitamin
Vitamin yang terdapat dalam madu antaralain vitamin B1, vitamin B2, B3, B6, vitamin C dan Citamin E. Seorang ilmuwan dari universitas Illinois di Urbana AS, menulis dalam Journal of Aplicultural Research bahwa semua jenis madu pasti mengandung antioksidan, seperti vitamin C dan Vitamin E. itu artinya madu ampuh untuk menangkal radikal bebas. Kita tahu bahwa radikal bebas menjadi penyebab terjadinya berbagai penyakit seperti jantung, kanker dan penyakit lainya. Namun demikian masih perlu dilakukan riset-riset unyuk membuktikan hal ini.
Membantu pembentukan darah
Madu menyediakan banyak energi yang dibutuhkan tubuh untuk pembentukan darah. Lebih jauh lagi, ia membantu pembersihan darah. Madu berpengaruh positif dalam mengatur dan membantu peredaran darah. Madu juga berfungsi sebagai pelindung terhadap masalah pembuluh kapiler dan arteriosklerosis.
Membunuh bakteri
Sifat madu yang membunuh bakteri disebut “efek inhibisi”. Penelitian tentang madu menunjukkan bahwa sifat ini meningkat dua kali lipat bila diencerkan dengan air. Sungguh menarik bahwa lebah yang baru lahir dalam koloni diberi makan madu encer oleh lebah-lebah yang bertanggung jawab merawat mereka-seolah mereka tahu kemampuan madu ini. Dan masih banyak lagi manfaat madu untuk kita.
Mengoptimalkan manfaat madu
Untuk penyembuhan atau pengobatan madu lebih baik dikonsumsi dalam bentuk larutan dalam air karena akan memudahkan penyerapanya di dalam tubuh. Madu tersebut sebaiknya dikonsumsi dua jam sebelum atau sesudah makan.
Madu sebaiknya tidak diberikan kepada anak dibawah usia satu tahun. System pencernaan seorang bayi terus berkembang untuk melakukan fungsinya yaitu mencerna makanan yang bukan hanya terdiri dari ASI, tetapi juga makanan tambahan lainya. Oleh sebab itu konsumsi madu pada anak usia dibawah satu tahun mungkin akan membuat tubuh anak kurang optimal untuk mengespresikan enzim-enzim pencerna makanan yang masih dalam taraf perkembangan pembentukanya. Jadi madu seolah membuat enzim anak dibawah satu tahun malas untuk bekerja. (diambil dari berbagai sumber).
Perlu diketahui, sejak husna rajin minum/makan madu sari kecipir, dia jarang sekali sakit. Syukur Alhamdulilah.

Bahan
Bahan